Minggu, 20 Mei 2018

TRYING SIMPLE MOLECULAR GASTRONOMY

Molecular gastronomy: "Forbidden Fruit"
Saya Arka, 18th dan seorang juru masak amatir.
Saya tidak suka memasak, tapi saya mencintainya 
Karena saya percaya setiap hal yang punya Rasa, selalu punya Nyawa. 
Karena Tuhan yang menciptakan tiram dan apel dan saya tak bisa meningkatkan resep seperti itu ( Film "Burnt" )
Tapi Tugas saya adalah mencobanya.
"Forbidden Fruit" terbuat dari strawberry ravioles, vanilla butter crumble,cube blueberry jelly & kiwi. Hidangan ini saya buat karena terdapat penggunaan teknik molecular gastronomy(proses transformasi fisiokimiawi pada makanan). Saya menggunakan sodium alginate dan calcium lactate dalam pembuatan ravioles.
"More than what's on the plate, but also what's experiences you'll get on your dish - Andrian Ishak, Namaaz Dining

SELATAN KOTA GUDEG

Pantai selatan memang sangat terkenal dengan keindahannya, namun pelestariannya masih sangat kurang. Saya berkesempatan mengujungi salah s...